Harga Emas Bertahan Dekat $4.500 Karena Pedagang Menunggu Data Pekerjaan AS Untuk Petunjuk Fed

     Harga emas sedikit berubah pada hari Jumat, bertahan dekat $4.500 per ons setelah melonjak 2% pada sesi sebelumnya, karena pedagang menantikan data penggajian AS untuk mendapatkan petunjuk baru mengenai apakah Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tidak berubah bulan ini. Pelemahan dolar dan pernyataan Gubernur Federal Reserve Christopher Waller yang mendukung suku bunga stabil jika inflasi terus melandai telah membantu menopang emas, sementara laporan pekerjaan AS pada hari Jumat dan data inflasi pekan depan tetap menjadi ujian utama bagi prospek suku bunga.

     Pada pukul 04:46 ET (08:46 GMT), harga emas sedikit berubah di $4.477,61 per ons, sedangkan Emas Berjangka turun 0,4% menjadi $4.524,19. Harga perak diperdagangkan datar di $67,05 per ons, sementara harga platinum turun 0,3% menjadi $1.818,06. Indeks Dolar AS sedikit berubah di 99,06. Harga emas rebound hampir 2% pada hari Kamis, mengakhiri penurunan tiga sesi dan memperpanjang pemulihan pada hari Jumat. Pergerakan mendapat momentum setelah Waller mengatakan bahwa dia mendukung suku bunga stabil dalam pertemuan The Fed tanggal 15-16 September jika data terbaru mengonfirmasi bahwa inflasi terus melambat.

     Waller mengatakan bahwa data inflasi bulan Agustus akan sangat memengaruhi keputusannya. Ia tetap membuka kemungkinan kenaikan suku bunga jika tekanan harga kembali, dia mengatakan bahwa angka-angka terbaru akhirnya menunjukkan tanda-tanda disinflasi. Sejak saat itu pasar telah menurunkan ekspektasi secara tajam terkait kenaikan di bulan September. Probabilitas kenaikan suku bunga kini turun menjadi sekitar peluang seimbang dibandingkan dengan sekitar 70% pada awal pekan ini.

     Suku bunga yang lebih rendah umumnya mendukung emas karena emas batangan tidak menghasilkan bunga, mengurangi keuntungan memegang aset yang menghasilkan imbal hasil saat biaya pinjaman turun. Dolar telah melemah sebagian karena yen Jepang menguat hampir 2% pada hari Kamis. Pergerakan ini menandai hari terbaik yen sejak otoritas Jepang dan AS melakukan intervensi di pasar mata uang lebih dari satu bulan yang lalu, membuat pedagang tetap waspada terhadap kemungkinan tindakan lanjutan dari Tokyo.

     Dolar yang lebih lemah membuat harga emas menjadi lebih murah bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain. Laporan nonfarm payrolls AS hari Jumat kini menjadi ujian besar berikutnya bagi prospek suku bunga. Pemulihan harga emas terkini terjadi setelah aksi jual yang jauh lebih tajam pada awal pekan.

     Harga emas sempat turun ke kisaran $4.282, level terendah dalam hampir empat minggu, sebelum laju pemulihannya menguat. Emas juga tetap sensitif terhadap perkembangan situasi di Timur Tengah. Pertempuran awal sempat mendorong harga minyak lebih tinggi dan menghidupkan kembali kekhawatiran inflasi, tapi meredanya tekanan harga energi belakangan ini telah mengurangi hambatan tersebut.(Investing, Gold Avenue)

Investasi & trading online
PT. Central Capital Futures

#TRADINGNYAMAN