
Harga emas naik dalam perdagangan Asia pada hari Kamis, pulih dari penurunan sesi sebelumnya karena investor menyambut baik penandatanganan perjanjian perdamaian sementara AS-Iran, sambil mempertimbangkan sinyal Federal Reserve untuk kenaikan suku bunga akhir tahun ini. Harga emas spot naik 1,4% menjadi $4.317,80 per ons pada pukul 21:20 ET (01:20 GMT). Namun, emas berjangka AS turun 1% menjadi $4.339,30.
Logam kuning turun 1,7% pada sesi sebelumnya karena penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil Treasury menyusul keputusan kebijakan terbaru Fed. Harga emas mendapat dukungan dari optimisme seputar kesepakatan AS-Iran, yang diharapkan dapat meredakan ketegangan di Timur Tengah dan membuka jalan bagi pembukaan kembali jalur ekspor energi utama. Memorandum 14 poin tersebut memulai periode negosiasi 60 hari di mana Iran akan mengizinkan lalu lintas bebas bea melalui Selat Hormuz.
Kesepakatan tersebut menyerukan agar lalu lintas melalui selat tersebut dipulihkan ke kapasitas penuhnya dalam waktu 30 hari. Perjanjian tersebut telah membantu meredakan kekhawatiran akan guncangan pasokan minyak yang berkepanjangan, mengurangi kekhawatiran tentang inflasi yang didorong oleh energi dan mendukung permintaan emas batangan sebagai lindung nilai portofolio.
Namun, kenaikan dibatasi setelah Federal Reserve mempertahankan suku bunga tetap di 3,50%-3,75% pada hari Rabu dan memberi sinyal bahwa para pembuat kebijakan masih melihat ruang untuk kebijakan moneter yang lebih ketat di akhir tahun ini. Proyeksi terbaru menunjukkan bahwa sembilan dari 19 pejabat Fed memperkirakan setidaknya satu kenaikan suku bunga pada tahun 2026, sebuah perubahan yang signifikan dari ekspektasi awal tahun ini.
Dalam pertemuan pertamanya sebagai ketua Fed, Kevin Warsh mempertahankan sikap tegas terhadap inflasi, menekankan komitmen bank sentral untuk memulihkan stabilitas harga. Fed juga menaikkan perkiraan inflasinya, mendorong investor untuk mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga dan meningkatkan nilai dolar.
Penguatan dolar AS biasanya membuat emas yang didenominasikan dalam dolar menjadi lebih mahal bagi pembeli luar negeri, sementara suku bunga yang lebih tinggi meningkatkan biaya peluang untuk memegang emas batangan yang tidak menghasilkan imbal hasil.
Indeks Dolar AS naik tipis 0,2% pada hari Kamis, setelah melonjak 0,6% pada sesi sebelumnya menyusul pengumuman Fed. Di antara logam mulia lainnya, harga perak naik 2,4% menjadi $69,54 per ons, sementara platinum naik 1,4% menjadi $1.765,60 per ons.(Investing, Business Insider)