Harga Emas Naik Karena Permintaan Safe-Haven Menjelang Tarif Timbal Balik AS

     Harga emas melanjutkan kenaikannya pada hari Rabu, menyusul rekor tertinggi pada sesi sebelumnya, karena investor mencari logam safe haven untuk mengantisipasi dampak potensial tarif timbal balik AS. Harga emas spot naik 0,7% menjadi $3.131,25 per ons, pada pukul 02:40 GMT. Harga emas batangan menyentuh level tertinggi sepanjang masa di $3.148,88 pada hari Selasa.

     Harga emas berjangka AS naik 0,4% menjadi $3.159,90. Ketegangan menyelimuti pasar menjelang tarif AS yang akan diberlakukan hari ini, yang oleh Presiden Donald Trump disebut sebagai "Hari Pembebasan." Kebijakan tarif Trump dapat memicu inflasi, memperlambat pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan sengketa perdagangan. Emas, sebagai lindung nilai terhadap ketidakstabilan global dan inflasi, tumbuh subur dalam lingkungan suku bunga rendah.

     Gedung Putih mengonfirmasi tarif baru akan diberlakukan, meskipun tidak memberikan rincian tentang ukuran atau cakupannya. Kenaikan harga emas batangan juga didorong oleh permintaan bank sentral yang kuat, ekspektasi pelonggaran suku bunga oleh Federal Reserve, ketidakstabilan geopolitik di Timur Tengah dan Eropa, dan peningkatan aliran ke dana yang diperdagangkan di bursa yang didukung emas.

     Pejabat Fed khawatir bahwa lapangan kerja dapat menurun, tetapi ancaman inflasi yang didorong oleh tarif membatasi kemampuan mereka untuk melakukan apa pun tentang hal itu. Pasar menunggu laporan ketenagakerjaan ADP yang akan dirilis hari ini, dan data penggajian nonpertanian yang akan dirilis pada hari Jumat. Perak spot naik 0,2% menjadi $33,82 per ons.

Investasi & trading online
PT. Central Capital Futures

#TRADINGNYAMAN