Harga Emas Naik Karena Pelemahan Dolar, Permintaan Safe-Haven; Risalah Rapat Fed Menjadi Fokus

     Harga emas naik untuk sesi keenam berturut-turut pada hari Rabu, didukung oleh melemahnya dolar dan pembelian safe-haven, menjelang risalah pertemuan kebijakan terbaru bank sentral AS. Harga emas di pasar spot naik 0,4% pada $2.030,7 per ons, pada 04:11 GMT yang merupakan level tertinggi sejak 9 Februari. Emas berjangka AS naik tipis 0,1% menjadi $2.041,3 per ons.

     Indeks dolar memperpanjang penurunan untuk hari ketiga berturut-turut, menjadikan emas batangan yang dihargakan dalam greenback lebih menarik bagi pembeli luar negeri. Risalah pertemuan kebijakan The Fed bulan Januari, yang diharapkan pada pukul 19.00 GMT, dapat memberikan lebih banyak wawasan mengenai waktu penurunan suku bunga yang diperkirakan secara luas.

     The Fed kemungkinan akan menurunkan suku bunga dana federal pada bulan Juni, menurut mayoritas ekonom yang disurvei oleh Reuters. Risiko yang lebih besar adalah penurunan suku bunga pertama mungkin terjadi lebih lambat dari perkiraan, bukan lebih awal. Suku bunga yang lebih rendah mengurangi biaya peluang untuk memegang emas batangan.

     Meskipun mengakui kemajuan “luar biasa” dalam inflasi AS, Presiden Federal Reserve Bank San Francisco Mary Daly mengatakan “masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan” untuk memastikan harga stabil. Pejabat Fed lainnya memperingatkan agar tidak menunda penurunan suku bunga terlalu lama.

Investasi & trading online
PT. Central Capital Futures

#TRADINGNYAMAN