Dolar Mempertahankan Pelemahan Karena Selera Risiko Berfluktuasi Menjelang Pertemuan Bank Sentral

     Dolar AS mempertahankan pelemahan pada hari Rabu karena secercah selera risiko kembali ke pasar menjelang serangkaian keputusan penting bank sentral. Yen menguat dari level yang menimbulkan kekhawatiran intervensi pasar oleh Tokyo menjelang pertemuan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi di Washington dengan Presiden Donald Trump. Euro stabil setelah dua hari menguat menjelang pertemuan European Central Bank pada hari itu.

     Dolar AS telah menguat sebagai satu-satunya mata uang safe haven yang tersisa selama krisis Timur Tengah yang kini memasuki minggu ketiga. Semalam, Teheran mengkonfirmasi bahwa kepala keamanan Iran Ali Larijani tewas dibunuh oleh Israel, tokoh paling senior yang menjadi target sejak hari pertama perang AS-Israel. Indeks dolar, yang mengukur nilai dolar AS terhadap sekeranjang mata uang, diperdagangkan pada 99,56 setelah penurunan selama dua hari. Euro sedikit berubah pada $1,1538.

     Yen menguat 0,06% menjadi 158,91 per dolar. Poundsterling tetap stabil di $1,3353. Dolar AS mencapai level tertinggi 10 bulan pada akhir pekan lalu karena konflik di Timur Tengah dan kenaikan harga minyak mendorong investor untuk mencari keamanan di aset AS. Sebagai tanda bagaimana krisis ini mengacaukan diplomasi dan perdagangan, Trump pada hari Selasa mengatakan ia menunda perjalanan yang sangat dinantikan ke Beijing untuk bertemu dengan Presiden China Xi Jinping.

     Trump dijadwalkan melakukan perjalanan ke Beijing dari 31 Maret hingga 2 April untuk perjalanan pertama ke sana dalam masa jabatan keduanya yang telah berjalan selama 14 bulan. PM Jepang Takaichi dijadwalkan berangkat untuk pertemuannya dengan Trump pada Rabu malam. Federal Reserve AS akan mengumumkan keputusan kebijakannya pada hari Rabu, diikuti oleh ECB, Bank of England, dan Bank of Japan sehari kemudian.

     Mereka semua diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah meskipun para pedagang akan memperhatikan komentar tentang inflasi dan prospek ekonomi di tengah perang AS-Israel dengan Iran. Ekspektasi untuk pelonggaran kebijakan Federal Reserve juga telah dikurangi, dengan pasar sekarang memperkirakan sekitar 25 basis poin pemangkasan tahun ini.

     Para pedagang memperkirakan hampir dua kali kenaikan suku bunga European Central Bank pada tahun 2026, sebuah perubahan tajam dari perkiraan sekitar 50% kemungkinan pemangkasan suku bunga yang terlihat sebelum konflik dimulai. Dolar Australia menguat 0,06% terhadap dolar AS menjadi $0,7106. Kiwi Selandia Baru melemah 0,02% menjadi $0,5856.(Reuters)

Investasi & trading online
PT. Central Capital Futures

#TRADINGNYAMAN