Pelemahan Dollar AS terlihat masih berlanjut

Pelemahan Dollar AS terlihat masih berlanjut

Oleh: OIMS Date: 20 Nov 2020

Dollar AS diperdagangkan sedikit turun pada Jumat pagi 20 November 2020 di sesi Asia, dengan investor mencerna permintaan Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin pada hari Kamis agar Federal Reserve mengembalikan dana yang dialokasikan untuk pinjaman COVID-19 dari sektor bisnis, nirlaba, dan pemerintah lokal. 

Indeks Dollar AS terhadap  mata uang lain turun tipis 0,01% di level  92,30. Dollar AS melemah terhadap mata uang berisiko selama lebih dari seminggu karena ketidakpastian dari pemilihan presiden AS mereda dan pengembang vaksin terus melaporkan kemajuan menuju vaksin COVID-19.

Pasangan mata uang USD / JPY naik tipis 0,12% di level 103,84, Mata uang GBP / USD turun tipis 0,02% di level 1,3256. Pound Sterling  turun setelah laporan bahwa para pemimpin Eropa akan mendesak Komisi Eropa untuk menerbitkan rencana Brexit tanpa kesepakatan karena batas waktu untuk mencapai kesepakatan, yang ditetapkan untuk akhir tahun, semakin dekat.Mata uang Euro diperdagangkan pada level 1,1871 dan Australian Dollar pagi ini berada di level  0,7282

Langkah Mnuchin berupaya untuk mendapatkan kembali sekitar $ 455 miliar yang dialokasikan ke Departemen Keuangan berdasarkan Undang-Undang CARES di awal tahun, memicu kekhawatiran dari beberapa investor bahwa program yang dipandang telah memainkan peran penting dalam meredam serangan COVID-19 akan ditangguhkan.