Faktor Fundamental Ini Yang Menyebabkan Kebangkitan Dolar

Faktor Fundamental Ini Yang Menyebabkan Kebangkitan Dolar

Oleh: OIMS Date: 25 Apr 2018

Dolar naik tipis pada hari Rabu, mendekati level tertinggi empat bulan terakhirnya, karena imbal hasil obligasi 10 tahun AS naik di atas 3 persen untuk mencapai level tertinggi sejak awal 2014.

Indeks dolar (Greenback) terhadap enam mata uang utama lainnya naik 0,1 persen menjadi 90,844, bahkan semalam naik ke 91,016, tertinggi sejak 12 Januari, sebelum akhirnya mengalami penurunaln ketika saham Wall Street meningkatkan selera risiko investor dan memperlambat rally greenback terhadap rekan-rekannya, terutama yen.

Greenback telah meningkat tanpa jeda, sebagian besar karena ketegangan konflik perdagangan AS-China surut dan memungkinkan pasar untuk mengalihkan perhatiannya kembali ke fundamental yang mendukung dolar, terutama lonjakan imbal hasil AS.

Imbal hasil obligasi 10 tahun AS, memperpanjang kenaikan semalam dan menyentuh level tertinggi empat tahun di 3,009 persen, mencerminkan ketahanan ekspansi ekonomi AS. Percepatan inflasi dan kekhawatiran tentang peningkatan pasokan utang uga telah mendorong imbal hasil yang lebih tinggi. 

Poundsterling diperdagangkan datar di $ 1,3981. Mata uang Britania Raya ini memasuki area level satu bulan terendah di $ 1,3919 pada hari Selasa sebelum rebound 0,3 persen, hal ini terkait oleh berita tentang kemungkinan pengambilalihan perusahaan farmasi Inggris Shire Plc oleh produsen obat Jepang Takeda Pharmaceutical Co.

Dolar Australia turun 0,2 persen menjadi $ 0,7586 dan mendekati kejatuhan empat bulan di $ 0,7576 pada hari sebelumnya.

Dolar Selandia Baru memperpanjang penurunannya dan merosot ke $ 0,7102, terlemah sejak 4 Januari. NZD, di jalur untuk penurunan sesi ketujuh, telah menurun 2 persen bulan ini.

Pasar mata uang telah menghadapi tekanan dari dolar yang bangkit kembali, dan juga dengan meningkatnya ekspektasi bahwa Reserve Bank of New Zealand akan menunda menaikkan suku hingga 2018, setelah data pekan lalu menunjukkan inflasi negara itu mendekati bagian bawah target Bank Sentral.