Beige Book The Fed : Ekonomi & Inflasi Dalam Laju yang Lumayan

Beige Book The Fed : Ekonomi & Inflasi Dalam Laju yang Lumayan

Oleh: OIMS Date: 18 Jan 2018

Perekonomian dan inflasi AS berkembang dengan kecepatan tidak terlalu bagus hingga lumayan, terhitung mulai akhir November hingga akhir 2017, sementara jumlah upah yang dikeluarkan perusahaan-perushaan di AS terus mengalami kenaikan, menurut laporan Federal Reserve (Bank Sentral Amerika) pada hari Rabu (17/01/18).

"Sebagian besar wilayah regional AS mengatakan bahwa upah meningkat dengan kecepatan yang rendah," kata bank sentral AS tersebut dalam laporan Beige Book periodiknya mengenai ekonomi. "Beberapa wilayah mengamati bahwa perusahaan tengah menaikkan upah di industri dan posisi yang lebih luas sejak laporan sebelumnya."

The Fed mencatat beberapa wilayah mengalami kenaikan biaya input manufaktur, konstruksi, dan transportasi, menurut laporan tersebut. Beberapa melaporkan ekspektasi kenaikan upah lebih lanjut dalam beberapa bulan mendatang, meskipun tekanan harga masih mix, kata the Fed.

"Perusahaan di beberapa wilayah regional AS mencatat kemampuan untuk menaikkan harga jual. Pengecer di beberapa wilayah melaporkan kenaikan harga yang moderat dan ada laporan kenaikan harga rumah di seluruh wilayah di Amerika," kata the Fed.

Tidak jelas apakah laporan tersebut akan mengurangi kekhawatiran the Fed tentang inflasi yang lumayan, yang berada di bawah target 2%bank sentral selama lebih dari lima tahun.

Meski inflasi masih lemah secara keseluruhan, the Fed saat ini berharap dapat menaikkan suku bunga tiga kali tahun ini. Bank sentral AS in telah menaikkan suku bunga tiga kali di tahun 2017 dengan latar belakang pertumbuhan yang stabil dan tingkat pengangguran yang rendah.

Mayoritas pembuat kebijakan dalam the Fed tampak lebih menekankan pada kebutuhan untuk menaikkan suku bunga, mengingat ekonomi berada pada atau mendekati lapangan kerja yang membaik daripada menunggu sampai inflasi meningkat.

Pertumbuhan pekerjaan A.S. melambat lebih dari yang diperkirakan pada bulan Desember di tengah penurunan lapangan kerja ritel, namun kenaikan kenaikan gaji bulanan menunjukkan kekuatan pasar tenaga kerja yang dapat membuka jalan bagi the Fed untuk menaikkan suku bunga di bulan Maret.