Pahami 3 Hal Ini Sebelum Anda Trading Forex

Pahami 3 Hal Ini Sebelum Anda Trading Forex

Oleh: Wini Hamid Date: 19 Oct 2017

Sebelum kita benar-benar terjun pada bisnis Forex ada 3 hal penting yang harus kita tau dan kita perhatikan. Hal penting yang harus kita pelajari ketika akan bertransaksi Forex yaitu; kapan kita masuk posisi, kapan kita stop/tutup posisi, dan yang terakhir Manajemen risiko bisnis forex itu sendiri. Berapapun dana Anda, Mini Account atau Reguler Account tetap harus memperhatikan hal ini. Berikut penjelasan mengenai 3 Hal Penting yang harus diperhatikan sebelum bertransaksi Trading Forex:

1.       Kapan kita masuk pasar Forex?

Trading forex mungkin terlihat mudah, namun kenyataannya berbanding terbalik dengan asumsi itu. Transaksi Forex memiliki 2 arah pergerakan transaksi yaitu BELI/BUY dan JUAL/SELL. Teori dasar trading adalah BUY diharga rendah dan SELL di harga tinggi, namun itu hanyalah teori dasar yang benar-benar harus di analisa dan dipahami. Karena pergerakan harga sangatlah sulit untuk ditebak akan kemana arahnya. Pergerakan pasar bisa di Analisa dengan Analisa Tekhnikal dan Analisa Fundamental.

2.       Kapan kita tutup posisi?

Setelah kita mengambil posisi, maka kitapun harus menutup posisi kita, yang menjadi permasalahan adalah kapan kita harus tutup posisi? Tentunya pada saat profit, akan tetapi ketika kita mendapatkan profit berapa? Dan ketika kita berada di posisi Loss, ketika loss berapa kita harus menutupnya? Semuanya sangatlah sulit dan rumit. Belum lagi psikologi kita sebagai trader yang tentunya was-was akan rugi dan tamak akan profit membayangi.

3.       Management resiko

Hal inilah yang kadang terabaikan oleh para investor atau para traders. Kebanyakan dari mereka hanya mementingkan harus berapa banyak meraih profit. Dan harus sehebat apa mereka dalam menganalisa pasar agar tidak salah mengambil posisi. Namun, mereka mengabaikan risiko yang akan terjadi jika mereka Loss. Kita tahu bahwa forex merupakan bisnis yang cukup menjanjikan karena bisa mendapatkan keuntungan berlipat, tentu ini berbanding lurus dengan risiko yang akan didapatkan pula. Hal ini pun yang biasanya tidak pernah dijelaskan oleh para marketing broker kepada calon-calon nasabah yang akan berinvestasi di forex. Dibawah ini akan kami disimulasikan perhitungan risiko per transaksi forex;


Berapa risiko per trade?

Hal pertama yang harus dilakukan, tentukan berapa banyak Anda merasa nyaman untuk mengambil risiko kerugian pada setiap transaksi perdagangan. Tentukan, berapa banyak % (persentase) risiko per transaksi. Jika Anda risiko hanya 2% dari account pada setiap transaksi, maka setiap 50 kekalahan transaksi berturut-turut akan menghapus dana di account trading sebanyak$ 10.000.

Jika merisikokan 5%, maka dana di account trading akan habis dengan 20 kali kekalahan secara berturut-turut. Jika merisikokan 10% pada setiap perdagangan masing-masing maka Anda hanya perlu 10 kali berturut-turut mengalami perdagangan rugi.

Jika Anda memiliki dana di account $ 5.000 maka dengan resiko 2% per perdagangan, ini berarti sama dengan risiko $ 100 per perdagangan. Dengan risiko 5%, Anda meresikokan $ 250 per perdagangan. Dengan risiko 10% maka risiko per perdagangan adalah $ 500.

Secara pribadi saya berdagang dengan risiko dari mana saja antara 1% sampai 5%. Dengan meresikosikan 5% per transaksi bagi saya hal tersebut adalah bunuh diri. Ingat, semakin Anda berisiko, semakin cepat dana account trading forex Anda akan hilang.

Dengan penjabaran di atas kita bisa liat bahwa forex tidak semudah yang dibayangkan, karena bisa mendapatkan profit yang menjanjikan.

Namun Anda tidak usah pusing memikirkan banyaknya indikator yang harus di pelajari,  menghitung bagaimana management risikonya dan menerka-nerka kapan masuk pasar. Karena kami memiliki sistem yang dapat mempermudah Transaksi Anda di pasar Forex. Sistem kami merupakan sinyal berdasarkan analisa Teknikal dengan menggunakan metode Artificial Intelligence (kecerdasan buatan). Sistem ini dirancang bisa memberikan suggest/saran transaksi dengan disertai Entry (harga masuk pasar), STOP LOSS dan TAKE PROFIT. Bukan hanya itu sistem inipun sudah dihitung management risikonya. Lihat kecanggihannya. OTA Trading