Investasi aman tanpa terpengaruh faktor melemahnya rupiah terhadap dollar

Nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat (USD) yang semakin melemah menjadi topik perbincangan hangat akhir-akhir ini. Rupiah pada pasar spot sempat tembus Rp 15.000 terhadap USD. Angka yang cukup membuat pemerintah untuk mengambil tindakan cepat dalam upaya menghalau keganasan Dollar.

Ada 2 faktor yang menyebabkan Rupiah melemah


Menguatnya Dollar ternyata juga tidak hanya dirasakan oleh Indonesia. Ini juga dirasakan oleh beberapa negara-negara Asia dan negara dengan pasar perekonomiannya tengah berkembang atau biasa dikenal Emerging Market. Berikut perbandingan Rupiah dengan kurs negara-negara tersebut :

Perbandingan Rupiah & Kurs Negara Lainnya Terhadap Dollar AS (29 Desember 2017 - 21 Mei 2018)



Melemahnya beberapa mata uang negara tersebut turut memberi tekanan tambahan terhadap Rupiah. Investor pada akhirnya banyak menarik dananya dari negara Emerging Market, seperti yang terjadi pada Peso Argentina dan Lira Turki. Rupiah juga tergerus oleh dampak aliran dana investor yang keluar, dan banyak diantaranya menuju ke Amerika Serikat, dimana saat ini perekonomian AS tengah didukung data ekonomi yang kuat dan kebijakan tingkat suku bunga the Fed terbaru, sehingga menyebabkan Dollar pulang kampung.

Jangan Takut, Ini Ada Solusinya

Ketakutan sebagian investor tersebut tidak akan menjadi masalah jika Anda memilih investasi di Forex. Sangat jarang, bahkan hampir tidak terasa dampak fundamental yang terjadi di dalam negeri terhadap investasi Forex. Selain itu, di dalam transaksi forex Anda bisa mengambil keuntungan 2 arah, bisa Buy/Sell, jadi saat Dollar menguat atau melemah terhadap mata uang lainnya Anda masih bisa meraih profit. Disini yang berperan besar adalah strategi dan analisa trading forex Anda. Ini yang menentukan kegagalan dan kesuksesan seorang investor forex. Memahami kondisi tersebut maka OTA Trading hadir untuk memberikan solusi.


OTA Trading memudahkan Anda yang baru mengenal dunia Forex ataupun yang sudah mencoba forex tetapi masih sulit untuk mendapatkan keuntungan. Dibekali kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), OTA Trading mampu menganalisa data-data yang rumit, yang sangat penting untuk menghasilkan sinyal trading terbaik, dan pada akhirnya Anda cukup mengikuti saran sinyal trading tersebut tanpa harus berlama-lama menganalisa dan mengatur strategi apa yang tepat untuk mendapatkan profit.

Sebagai salah satu contoh konkritnya Anda bisa lihat transaksi forex dengan menggunakan OTA Trading berikut ini :

HISTORY TRANSAKSI OTA Trading


Cara Aman Trading di Saat Pasar “Hectic” | Central Capital Futures



Pada salah satu contoh transaksi di atas Anda bisa lihat investasi trading forex dengan menggunakan OTA Trading pada pair GBPUSD sesi lima menghasilkan keuntungan sebesar $15057 dan hebatnya lagi itu dapat diraih pada periode Januari-September 2018, dimana pada periode tersebut Rupiah mulai memasuki masa suramnya.